Selasa, 16 Februari 2010

ANAKKU MELAPOR

ANAKKU MELAPOR

Beberapa menit yang lalu, anakku melapor. Laporan tentang perolehan nilai tryout yang dua-tiga minggu telah terlewati, dia bersama teman-teman sekelasnya hadapi. Hasilnya, sungguh memprihatinkan. Betapa tidak, nilai tertinggi cuma 22, sedangkan terendah, aduh malu-maluin, Yah, begitu anakku bilang. Cuma 3.

Karena tiga mata uji, artinya, rerata nila tertinggi cuma 7,3 dan terendah 1. Kenyataan ini tentu membutuhkan percermatan lebih serius. Faktor apa yang sebenarnya mempengaruhi. Soal tingkat kemampuan siswa yang pas-pasan, soal perhatian rendah guru terhadap siswa, atau fasilitas yang minimkah, atau soal yang lain?

Di sini memang diperlukan introspeksi diri. Anak, orangtua, lebih-lebih para guru. Marilah membangun sikap positif itu pada pribadi masing-masing demi perjuangan anak-anak.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

""