Kamis, 18 Februari 2010

SENYUM MELENYAPKAN STRES

SENYUM MELENYAPKAN STRES

Senyum dapat mengakrabkan antarsesama, sekalipun belum saling mengenal. Kedahsyatan senyum bahkan ditengarai mampu membantu orang lain melenyapkan stres. Mengapa senyum memiliki kedahsyatan demikian? Senyum ternyata mampu mengeluarkan getaran-getaran batin yang menawarkan keterbukaan, ruang ramah tamah, bagi orang lain. Orang lain akan tidak sungkan-sungkan memasuki ruang itu. Orang lain segera mudah membangun keakraban dalam suasana yang rileks, santai, dan tidak tegang yang terkandung di dalam senyum itu. Senyum seperti magnet, memiliki kekuatan untuk menarik. Bahkan kalau telah membangun kepaduan, sulit untuk dipisahkan.

Di samping itu, magnet senyum mampu memperpanjang hubungan sampai pada sharing, curhat, yang pada muaranya membentuk sikap bahwa orang lain bukan sebagi bagian yang ada di luar diri, tetapi sebagai bagian dari diri sendiri. Pada level ini, tumbuh sikap empati, yakni dapat turut merasakan apa pun yang dirasakan orang lain. Sikap demikian akan mendorong menemukan solusi atas masalah yang ada. Dengan demikian, beban yang melekat akan terasa lebih ringan. Senyum melenyapkan stres.

Bahkan -senyum pun- karena mampu meredakan ketegangan-ketegangan, dapat dipastikan mengantarkan seseorang mampu menemukan gagasan-gasagan baru yang cemerlang. Menggugah imajinasi untuk menciptakan karya-karya kreasi yang bermanfaat, tidak hanya bagi dirinya sendiri, tetapi tentu bagi banyak orang. Dengan demikian, orang akan dapat menemukan masa kegemilangannya. Senyum, ternyata mampu menumbuhkan sikap-sikap hidup yang optimis, penuh harapan, dan kaya cita-cita. Inilah kedahsyatan senyum itu. Mengubah seseorang dari gelap menuju ke terang mengembang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

""