Jumat, 05 Maret 2010

PERJALANAN YANG MEMANG SUNGGUH MELELAHKAN

Perjalanan yang Memang Sungguh Melelahkan

Aku sungguh menyadari bahwa perjalanan yang ditempuhnya tidak selalu menggembirakan. Memang ada waktu melewati berhektar-hektar taman bunga sehingga membawanya menjumpai beragam warna mahkota. Menyentuh berbagai kealamian putik dan serbuk sari. Menghirup kekhasan harum mewangi bunga-bunga yang berbiak merdeka nan elok. Menyegarkan urat-urat tubuh, menyejahterakan urat-urat pikiran, dan mengheningkan urat-urat benak, yang kemudian menggairahkan penjelajahan untuk merengkuh harapan. Akan tetapi, ada juga saat menghadapi kegelapan hutan belantara yang sulit ditaklukkan. Menjadikan cahaya mata tak kuat menembus hitam yang menghadang. Menggemetarkan jemari-jari tangan meraih akar-akar pertolongan yang menjuntai-juntai dari ketinggian malam. Melemahkan segala persendian kaki tatkala melangkah dengan sinar mata kaki. Kemiskinan teramat berat mengerat sisa-sisa waktu yang entah sampai kapan tak lagi berlari.

Kegembiraanku sunggguh penuh syukur sebab meskipun penjelajahannya penuh dengan liku-liku, ada luka dan tawa, tetap saja keteguhan itu menjadi tanda kekuatan masih ada. Itulah yang membawa perasaanku tak sedikit pun khawatir. Bahkan diriku berkeyakinan, penjelajahan yang dilakukan kini tak akan pernah ada jeda. Terus akan berjalan. Menggali-gali emas pengetahuan yang masih terkubur dalam kebutaan. Mencari terang yang masih tersembunyi di balik rerimbun jelaga moral.

Doaku yang terus memancar serupa air mancur mengawal perjalanannya. Kulafalkan kata-kata teduh untuk menembus dinding surga. Berusaha menyentuh pusat dari segala pusat. Tak jarang air mataku meleleh deras sebagai bukti perjuangan membutuhkan energi. Bahkan air mata itu hampir serupa darah. Keringat yang terkuras kuabaikan hingga terus membasahi hamparan sajadah. Tak kuhitung berapa lapis lelah menimbun sungguh parah.

Tinggal dekat mencapai puncak. Tetap saja senyum dengan tegak. Berpegangan sebab perjalanan di bagian ini membutuhkan kebersamaan. Biar semua beban menjadi ringan hingga melahirkan kesejukan, mendatangkan kegembiraan, dan menghadirkan keberhasilan. Sebuah prestasi akhirnya tergenggam juga.

2 komentar:

  1. Semoga hari - hari perjalanan itu membuahkan berkah yang berlapis ganda bahkan tak terhitung ... banyaknya. Amin.

    BalasHapus
  2. Amin, amin, amin, Pak. Terima kasih atas kepedulian membangun kekerabatan.

    BalasHapus

""