Rabu, 05 Mei 2010

Askes,DKK, dan Sekolah: Saling Berbagi

Askes, DKK, dan Sekolah: Saling Berbagi

Telah menjadi keseharusan jika di antara kita saling berhubungan karena memang diciptakan selain sebagai makhluk individu, juga makhluk sosial. Sikap positif inilah, Selasa (4/5), kemarin, yang dibangun oleh Asuransi Kesehatan (Askes) Cabang Kudus, Jawa Tengah dan Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus, Jawa Tengah, untuk melayani sesama.

Askes Cabang Kudus bersama DKK Kudus, Jawa Tengah, meluncurkan program “cek kesehatan” untuk para pendidik di Kudus. Di wilayah Kecamatan Jati dipusatkan di pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) Jati, Kudus, Jawa Tengah. Para pendidik yang mendapat pelayanan kesehatan, yang meliputi cek melalui urine dan darah, EKG, rontgen memang belum semuanya. Program ini memang dibuat secara berkala dan bergantian. Oleh karena itu, semua tenaga pendidik akan terlayani semua, hanya waktunya yang berbeda.

Cek kesehatan yang berlangsung sejak 09.00WIB itu meliputi sebagian guru SD dan SMP (karena memang di wilayah Jati belum ada SMA/SMK negeri) yang berada di kecamatan Jati, yang mengikuti program Askes. Kegiatan itu cukup berjalan dengan baik. Seluruh perkakas/alat kesehetan yang digunakan -seperti untuk EKG, rontgen- yang tak tersedia di puskesmas dikirim (sementara untuk dipinjam) dari DKK. Inilah wujud sikap berbagi dengan sesama yang telah diteladankan oleh PT Askes dan DKK. Jelas karena yang mengadakan PT Askes, maka tak sedikit pun para pendidik itu mengeluarkan biaya. Meski jika ditinjau, sebenarnya sekolah pun (dalam hal ini tenaga pendidik negeri turut menyangga keberlangsungan program Askes) beriur tiap bulan. Inilah yang dibilang sebagai saling berbagi itu.

Yang lebih menarik, meskipun sejak malam telah disuruh puasa, setelah pengambilan darah , para “pasien” itu diberi jatah snack, yang cukuplah untuk mengisi perut yang rata-rata telah mulai keroncongan, lapar. Di samping itu, ada juga door prize, dan yang lebih menyenangkan lagi ada hadiah utamanya -meski tak diundi langsung- yang cukup bergengsi yakni sepeda motor. Tak diundi langsung karena program pelayanan kesehatan itu belum selesai, tentu menunggu hingga giliran terakhir. Kapan ya?

Di tempat yang lain, tepatnya di halaman tengah SMP 1 Jati Kudus, pada hari yang sama, siswa SMP 1 Jati Kudus juga mendapat sosialisasi tentang “bahaya” narkotika dan obat-obat terlarang (narkoba) dari DKK Kudus. Sejumlah kurang lebih 279 siswa (khusus kelas IX, karena kelas VII dan VIII tetap berlangsung pembelajaran) duduk lesehan, asyik mendengarkan “ceramah” dan melihat tampilan-tampilan film lewat slide terkait dengan perihal narkoba. Hal yang terpenting untuk diperhatikan pelajar adalah bahwa oleh kalangan pengedar narkoba, segmen pelajar merupakan usia yang paling menguntungkan untuk “dijerat”. Nah, oleh karena itu, pelajar harus bersikap hati-hati, cermat jika berkomunikasi dengan orang yang tak dikenal. Jangan mudah terpengaruh. Dan, yang lebih baik, pelajar perlu mengaktualisasikan diri di kegiatan-kegiatan positif di sekolah, yang sebenarnya dapat dipakai sebagai benteng untuk menolak narkoba.

Program yang diadakan oleh DKK Kudus ini terus akan berlangsung berkeliling dari satu sekolah ke sekolah yang lain. Tentu, agar semua generasi muda, penerus pemegang kendali bangsa ini, mendapat banyak informasi benar tentang bahaya narkoba, yang pada akhirnya pelajar benar-benar menjauhi narkoba dalan perikehidupannya. “Narkoba, NO; Prestasi, YES!” itulah yel-yel yang mengakhiri pembelajaran, yang sangat berarti itu.

3 komentar:

  1. Di kampus saya penggunaan askes kurang efektif..
    sosialisasi tentang narkoba juga rada gimana gitu,perlu dicari terobosan baru.

    BalasHapus
  2. wah, itu pelayanannya gratis, ya, pak? kayaknya di kendal belum ada tuh, dkk keliling ke sekolah2.

    BalasHapus
  3. Wah, narkoba memang menggejala sekaligus berbahaya ya, Pak...

    Pengetahuan tentangnya memang patut diberikan sejak dini, sehingga setidaknya ketika mereka besar nanti, mereka sudah tahu mana yang baik dan mana yang buruk.

    Salam!

    BalasHapus

""