Selasa, 24 Agustus 2010

Menginspirasi, Baksos ke Panti Asuhan

Menginspirasi, Baksos ke Panti Asuhan

Organisasi siswa intra sekolah (OSIS) sekolah menengah pertama (SMP) 1 Jati Kudus, Jawa Tengah, Senin, 23 Agustus 2010, mengadakan bakti sosial (baksos) ke panti asuhan. Ada dua panti asuhan yang dituju, pertama, Panti Asuhan Aisyiyah Kudus, yang bealamat di Jalan Kudus-Jepara, Jawa Tengah. Kedua, Panti Asuhan Nurul Jannah Kudus, yang beralamat di Jalan Pramuka Kudus, Jawa Tengah.

OSIS SMP 1 Jati Kudus, Jawa Tengah, yang diwakili beberapa pengurus OSIS dan wakil kelas 7, dengan disertai tiga pembina OSIS itu, hendak menyalurkan ratusan mie instan dan buku di kedua panti asuhan tersebut. Barang-barang itu diperoleh dari peserta didik kelas 7 baru. Saat masa orientasi peserta didik (MOPD), mereka, kelas 7 baru itu, disuruh membawa sejumlah mie instan dan buku. OSIS yang mengelola. Sejumlah ratusan mie instan dan buku itu memang sejak awal diprogramkan untuk disalurkan ke panti asuhan.

Upaya itu dimaksudkan untuk menghayatkan sikap peduli terhadap sesama yang sungguh-sungguh membutuhkan. Membangun kepekaan sosial peserta didik. Mempraktikkan hidup tolong-menolong satu dengan yang lain. Sekaligus menyadarkan bahwa hidup senantiasa dihadapkan pada realitas ada yang perlu dibantu. Itu artinya, ”memiliki” tidak hanya untuk dinikmati sendiri, tapi juga perlu mengingat orang lain yang kekurangan untuk turut menikmatinya.

Di samping itu, di alam kehidupan yang cenderung ”gemerlapan” ini, mengajak peserta didik untuk mengenal lebih dekat akan kehidupan anak-anak di panti asuhan yang cenderung bersahaja, bersemangat, namun penuh disiplin itu, sungguh penting. Kepentingannya tentu untuk membangun sikap introspeksi diri. Ada banyak anak yang tinggal ”jauh” dari orang tua mereka, ternyata, dapat melakukan kewajiban-kewajiban mereka dengan sangat baik. Penuh jadwal kegiatan positif. Mulai dari sekolah, mengikuti kegiatam ekstrakurikuler di panti asuhan, menekuni keterampilan, menjaga dan merawat lingkungan panti asuhan, dan sebagainya yang bermuara pada pembentukan kepribadian yang bertanggung jawab, mandiri, tapi berkarakter sosial.

”Di panti asuhan ini, hingga kini terdiri atas 60 anak, semua putri. Mereka berasal dari dalam kota, tapi juga ada yang berasal dari luar kota. Paling jauh dari Magelang,” ujar ibu Farida, ketua pengurus Panti Asuhan Aisyiyah Kudus. Dijelaskan, mereka bersekolah berpencar, dari SD, SMP, hingga SMA/MA/SMK. Kebutuhan pendidikan mereka ditanggung penuh oleh panti asuhan. Ada juga yang sampai ke perguruan tinggi (PT), namun harus melalui seleksi yang amat ketat. Kalau sudah sampai ke PT, pembiayaan tak sepenuhnya ditanggung panti asuhan. Tapi, sebagian ditanggung oleh anak yang bersangkutan. ”Saat ini sudah ada yang lulus perguruan tinggi, dan sekarang mengabdikan diri di panti asuhan ini,” ibu Farida mengakhiri pembicaraan.

Sedangkan di Panti Asuhan Nurul Jannah, yang ternyata juga sebagai pondok pesantren, mengasuh 31 siswa. Semua laki-laki. Sekolah mereka juga berpencar, dari SD hingga SMA/MA/SMK. Mereka juga memiliki kesibukan yang hampir serupa dengan anak-anak asuh di Panti Asuhan Aisyiyah. Meskipun laki-laki, kata pengasuh panti asuhan yang sekaligus pondok pesantren itu, tetap diajari memasak. Kadang diadakan acara memasak bersama. Ratusan mie instan dan buku tulis secara simbolis diserahkan oleh Ketua OSIS SMP 1 Jati Kudus, Rizal, kepada pengasuh panti dan pondok, yang disaksikan oleh pengurus OSIS yang lain, wakil kelas 7, dan pembina OSIS.
Meskipun kegiatan tersebut tidak melibatkan semua peserta didik (dan itu memang tidak mungkin), tapi paling tidak, pengurus OSIS dan wakil kelas 7, mendapat inspirasi bermakna yang dapat disebarkan kepada peserta didik lain di sekolah. Sehingga, tak hanya menggugah sikap berpeduli kepada sesama, tapi juga meneladani hidup penuh optimistis. Semoga.

3 komentar:

  1. Kegiatan OSIS-nya sangat positif, Pak.

    BalasHapus
  2. wah sebentar lagi, tepatnya jumat depan saya juga bakal bakti ilmiah..:)

    BalasHapus
  3. mensuport rencanamu kawan
    salam hangat dari blue

    BalasHapus

""