Kamis, 21 Oktober 2010

Banjir


Banjir

Gemuruh banjir di sungai
Yang meruah-ruah kecoklatan itu
Ialah gemuruh kasih setia-Mu
Yang teramat abadi
Sebab kami semakin menggigil dan
kecil

Mengalir bertumpuk-tumpuk dosa,
Berguguran
Tinggal suara-suara doa yang teduh
Dan kepasrahan jiwa
Sambil menyeberang memegangi
Tali rahmat-Mu
Yang kini terasa tak berjarak

2 komentar:

  1. selain pandai merangkai cerita motivasi, pak guru pandai juga berpuisi,... hmmm iri aku

    BalasHapus

""