Minggu, 06 Februari 2011

Setahun Telah Berlalu


Setahun telah berlalu, Sungkowoastro menjejakkan kaki di alam maya ini. Masih sangat hijau. Belum banyak memiliki pengalaman. Sehingga masih sering terbentur tembok perkembangan yang demikian laju serupa gerak peluru. Akhirnya keputusasaan, kecewa, bahkan sakit tak sekali, tetapi berkali-kali teralami. Akan tetapi, oleh karena becermin pada banyaknya kehancuran akibat keputusasaan, kekecewaan, dan sakit; Sungkowoastro berusaha untuk tetap ada sekalipun dalam keberadaan yang sangat sederhana.

Kesederhanan, atau barangkali lebih tepatnya kekurangan, di sana sini dalam diri Sungkowoastro telah menjadi karakteristik diri. Tentu saja ciri khas kekurangan itu dapat dilihat dalam isi maupun bentuk. Isinya, misalnya, kurang “menggigit” karena semua “jejak” yang sahabat-sahabat (sempat) baca terinspirasi dari peristiwa, kegiatan, dan objek yang remeh temeh. Apalagi penggarapannya tidak bersumber dari kecerdasan. Nah, bentuknya apalagi. Tidak dapat mengikuti perkembangan zaman. Selama setahun tak sedikit pun ada renovasi. Dari Februari 2010 hingga awal Februari 2011 ajeg. Tak ada perubahan, apalagi perbaikan. Yang semuanya itu barangkali sangat mengganggu sahabat-sahabat yang selama setahun membangun kekerabatan melalui anjangsana. Sahabat-sahabat mungkin saja merasa bosan karena kekurangan dalam diri Sungkowoastro yang senantiasa sahabat jumpai.

Oleh karena itu, Sungkowoastro memohon maaf. Biarlah kekurangan yang ada dalam diri Sungkowoastro tersembunyi atau bahkan tidak diketemukan dalam diri sahabat-sahabat. Karena faktanya memang ketika Sungkawastro beranjangsana ke sahabat-sahabat, suguhan yang dihidangkan sangat memikat sehingga menggugah birahi diri untuk menggumulinya. Dan, yang tak kalah menariknya adalah “kediaman kreatif” sahabat-sahabat (ternyata) senantiasa mengalami perubahan-perubahan ke arah yang lebih baik dari masa ke masa.

Itulah barangkali yang sedikit banyak memotivasi Sungkowoastro dalam memasuki tahun yang kedua ini hendak berbenah. Maksudnya sih berbenah, tetapi entahlah yang terjadi. Jangan-jangan malah bubrah, rusak. Apakah setiap bentuk yang berubah jika dibandingkan dengan bentuk tahun sebelumnya itu, boleh dibilang berbenah? Sebab berbenah berkonotasi semakin baik, indah, dan tentu menarik, bukan? Tidak tahulah. Barangkali sahabat-sahabat yang lebih baik berkomentar, memberi masukan, agar Sungkowoastro benar-benar bisa berbenah.

Setahun telah berlalu
namun sejarah telah tercatat
pada lembarlembar kehidupan
menjadi warisan berharga
bagi darahdarah sorga

5 komentar:

  1. wah mantab pak, tampil beda genap di usia 1 tahun, oh ya pak, yang ke gravatar apa belum mencoba, kok foto di komentar belum kunjung muncul juga....gravatar(dot)com

    BalasHapus
  2. Dulu, ketika Bapak memberi tahu, saya mencoba. Tetapi gagal. Entah bagaimana caranya, hingga kini saya belum bisa. Maafkan, Pak. Mengikuti tutorial, sering saya tidak dapat mencerna petunjuk. Gaptek, Pak!
    Salam kekerabatan.

    BalasHapus
  3. tadi sore saya sudah kepikiran setelah makan malam mau jalan-jalan kesini, eee keduluan
    gimana pak, belum tertarik bikin dotkom sendiri

    BalasHapus
  4. sama seperti saya dulu, setaun dirayakan dengan ganti kulit.. hihi

    BalasHapus
  5. Saya selalu dukung mereka yang tetap berdiri di ranah blog, Pak!

    Jadi, selamat! Maju terus, nulis terus!

    BalasHapus

""