Selasa, 03 Mei 2011

Perlu, Komunitas Blogger di Kudus?


KUMPUL BLOGGER:
Barangkali dapat menjadi ajang yang
lebih efektif dalam berblog sehat
jika ada komunitas blogger.
(gambar dari marketplus.co.id)

Saya selalu mengikuti perkembangan pendaftar Lomba Blog, yang diprakarsai oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kudus bekerja sama dengan PT Telkom dan beberapa institusi lain di Kudus, Jawa Tengah (Jateng) dalam rangka memeringati Hari Pendidikan Nasional tahun ini. Pendaftaran yang dimulai sejak 25 April s.d. 2 Mei 2011, terdata untuk peserta didik SMP dan sederajat (tingkat SMP) 14 pendaftar; peserta didik SMA dan sederajat (tingkat SMA) 7 pendaftar; dan guru 18 pendaftar. Jumlah keseluruhannya 39 pendaftar. Data itu saya peroleh sekitar pukul 04.00 WIB, Selasa, 3 Mei 2011, saat catatan ini saya buat. Tentu, sejak saat itu tidak mungkin ada pendaftar lagi, kecuali jika panitia (memang) memperpanjang waktu pendaftaran. 

Panitia memperpanjang waktu pendaftaran atau tidak, bagi saya, tidak menjadi persoalan. Jika diadakan perpanjangan waktu pendaftaran, dimungkinkan jumlah pendaftar bertambah, tetapi jika tidak, jumlah pendaftar tetap seperti apa yang saya laporkan lewat catatan ini. Fakta sementara, tampaknya, itulah jumlah penyuka blog di Kudus dari segmen pendidikan. Karena pendaftar memang berlatar belakang peserta didik dan guru. Hal itu, tentu saja karena momennya terkait dengan Hari Pendidikan Nasional. Saya yakin, kalau pada momen-momen yang lebih terbuka bagi umum, niscaya (akan) ada banyak lagi penyuka blog di Kudus yang bermunculan seiring dengan semakin gencarnya pemasyarakatan internet.

Sekalipun demikian, sejumlah 39 penyuka blog, atau bolehlah saya katakan blogger, yang muncul di Kudus ini, dapat dijadikan sebagai cikal bakal terbentuknya komunitas blogger di Kudus. Tiga kategorial, yakni tingkat SMP dan sederajat, SMA dan sederajat, dan guru, menjadi kategorial yang cukup efektif untuk memasyarakatkan wahana blog di Kudus. Untuk itu, barangkali perlu (terlebih dahulu) dibentuk komunitas blogger di Kudus. Karena dengan adanya komunitas blogger berarti “kekuatan” ngeblog akan semakin terkonsentrasi. Dan, itu memungkinkan pertumbuhan blogger di Kudus semakin bertambah, tidak hanya dari sisi kuantitas, tetapi juga kualitas dalam ngeblog. Hal ini sesuai dengan rencana Pemda Kudus menjadikan Kudus Cyber City.

Ngeblog, menjadi wahana yang edukatif, rekreatif, dan komunikatif. Karena itu perlu dibudayakan di masyarakat. Menyampaikan gagasan-gagasan yang bersifat pribadi dan membangun antarsesama dapat diraih lewat blog jika memang dikelola secara baik. Lewat blog juga, kita dapat mengeruk sebanyak mungkin pengalaman orang lain. Bahkan, melalui blog, komunikasi antarblogger dapat dibangun secara berkelanjutan. Dengan demikian, antarblogger dapat saling belajar. 

Blogger juga dapat menjadi teman sekerja jurnalis. Mengingat begitu banyaknya informasi yang tersebar di masyarakat, yang belum tentu semuanya terpublikasikan melalui kerja jurnalis. Bagaimana pun juga, jurnalis memiliki mata catat yang terbatas. Barangkali ada hal-hal (informasi) yang belum terengkuh oleh mata catat jurnalis. Siapa tahu melalui blogger, peristiwa, kegiatan, dan keadaan apa dan bagimana pun, terutama yang terdekat dengan tempat tinggal/tempat berada blogger, dapat tercatat lewat blognya. Bukankah blog juga dapat berisi berbagai informasi yang berkembang di masyarakat, di samping hal-hal yang bersifat pribadi, namun penting untuk dipublikasikan.

Maka, saya (memberanikan diri) mengajak teman-teman penyuka blog di Kudus untuk membangun relasi yang lebih akrab. Saling bertukar informasi dan menyemangati dalam hal mencurahkan segala gagasan dan pemikiran dalam blog barangkali menjadi sesuatu yang perlu dibarakan. Tentu tidak terbatas bagi yang berlatar belakang pendidikan (pelajar, mahasiswa, guru, dan dosen), tetapi bagi segmen apa pun bisa bersama-sama membangun komunitas blogger di Kudus, tentu demi kemajuan bersama. Bagaimana?     

11 komentar:

  1. Saya pernah membangun komunitas blogger yang pertama di Jogja (waktu saya masih tinggal di sana) tahun 2002, Angkringan namanya...

    Awalnya gayeng, tapi ketika orang mulai mengalami disorientasi ngeblog, komunitas itupun beku, hingga kini.

    Doa saya, semoga Komunitas Blogger Kudus tidak bernasib sama dengan nasib Angkringan, Pak:)

    Sukses!

    BalasHapus
  2. sebuah ajakan yang bagus dan mencerahkan, pak, saya sangat mendukung, hehe ... kendal malah baru sebatas angan2 saja, pak, padahal dah lama pingin juga membentuk komuniktas blogger kendal.

    BalasHapus
  3. Halo pak. Salam kenal. Saya salah satu blogger Kudus. Akhir-akhir ini terbesit dalam pikiran saya untuk bergabung dalam Komunitas Blogger Kudus. Saya cari tau ternyata Komunitas Blogger Kudus belum ada. Saya ingin sekali membentuk Komunitas Blogger Kudus. Yang bisa saya lakukan saat ini adalah mengajak blogger Kudus untuk membentuk Komunitas Blogger Kudus lewat artikel saya "Mari Kita Bentuk Komunitas Blogger Kudus".
    Untuk saat ini yang bisa saya lakukan adalah bermain SEO dengan keyword "Komunitas Blogger Kudus" dengan harapan siapa saja yang mencari tau keberadaan Komunitas Blogger Kudus bisa mampir ke artikel ajakan saya. Setelah itu mari kita bahas untuk pembentukan Komunitas Blogger Kudus.

    BalasHapus
  4. wah saya juga pak.. mau mengajak semuanya untuk sama-sama membangun sebuah komunitas blogger kudus bersama-sama. saya juga membuat tulisan yang bertajuk komunitas blogger kudus. itung-itung latihan keyword juga.. walaupun telat tapi gak papa... biar ikut menyemarakkan aja.
    kudus cyber city, komunitas blogger kudus

    BalasHapus
  5. ayo kita bentuk KOMUNITAS BLOGGER SE-KUDUS??

    ini blog saya. http://www.purbojati.com

    BalasHapus
  6. pak kopdar perdana blogger kudus nie tgl 29..panitianya mas galuh, tuh orangnya coment diatas

    BalasHapus
  7. Kudus sebagai Kota Kretek dengan "Djarum" nya yang terkenal, memang sudah selayaknya punya Komunitas Blogger Kudus, yang kuat. Tetapi ketika saya posting menjelajah Kudus di dunia maya, sudah banyak blooger, bahkan sudah ada komunitasnya. Semoga harapan Pak Sungkowoastro terpenuhi. Numpang lewat Pak, salam kenal dengan teman-teman di Kudus, kalau sempat, kunjungi balik di website-ku ya...Trims.

    Salam kompak:
    Obyektif Cyber Magazine
    (obyektif.com)

    BalasHapus
  8. Pak Sungkowoastro, salam kenal. Semoga harapan dan keinginan Bapak terpenuhi. Memang kota Kudus yang terkenal dengan "Djarum" nya, sudah selayaknya ada Komunitas Bloggernya. Salam untuk teman-teman di Kudus, numpang lewat, kalau sempat kunjungi balik ke website kami. Trims.

    Salam kompak:
    Obyektif Cyber Magazine
    (obyektif.com)

    BalasHapus
  9. salam blogger kudus,q jga blogger kudus,tapi msih pemula...jadi masih hrus blajar bnyak dri kalian smua....smoga klian jga dpat membantu sya dlam hal blogging...dan kunjungi blog sya ya..... www.tjoretanaqoe.blogspot.com

    BalasHapus

""