Minggu, 08 Mei 2011

Rekor MURI dan Pencanangan Kudus Cyber City


REKOR MURI:
Ngenet bareng terbanyak, kali ini, diraih di Kudus,
melalui kegiatan "Ngenet Sehat Bareng Kang Mus",
yang diikuti oleh 2021 peserta
.
(gambar dari dwisusilo.com)

Acara yang sejatinya direncanakan (sesuai dengan  jadwal) dimulai pukul 07.00 WIB, ternyata tak bisa terlaksana. Itu terbukti,  pada waktu yang telah ditentukan, banyak peserta yang belum datang. Tepat pukul 07.00 WIB, peserta baru datang satu-dua. Meja yang telah disediakan masih  tampak kosong, tak berpenghuni. Hanya satu-dua meja yang telah ditempati. Beberapa menit ke depan, sudah mulai terisi karena peserta mulai berdatangan. Terlihat  berasal dari berbagai latar belakang.

Ada yang memakai seragam sekolah, ada yang mengenakan batik. Peserta didik SMP dan sederajat, baik negeri maupun swasta; SMA dan sederajat, baik negeri maupun swasta; mahasiswa; guru; dan sebagainya. Masing-masing membawa laptop atau notebook. Peserta harus regristrasi ulang terlebih dahulu. Yang, akhirnya masing-masing mendapatkan snack dan minuman.

Yang datang untuk ambil bagian dalam kegiatan akbar itu, menurut pemantauan saya (yang barangkali terbatas), tampaknya tidak memenuhi harapan. Karena, sekalipun terlihat kursi yang disedikan terisi oleh peserta, tetapi tidak semuanya terisi. Beberapa ada yang ksosong. Dan, sekalipun awalnya terlihat antusias, beberapa waktu kemudian keantusiasan peserta berkurang. Hal itu barangkali disebabkan oleh gangguan teknis. Karena, ketika para peserta yang sudah hadir meng-on-kan laptop atau notebooknya, ternyata, tak semua dapat mengakses.  Ada di beberapa bagian meja tidak dapat on. Padahal, oleh panitia, khusunya rekanan dari PT Telkom (Speedy), menyediakan dua jalur lewat kabel maupun wifi. Tetapi, itulah kenyataannya. Ditambah lagi dengan adanya beberapa saat listrik padam.

Akan tetapi, oleh kerja keras panitia, akhirnya listrik dapat menyala lagi sekitar pukul 10.00 WIB. Terdengar dari panggung panitia, pembawa acara menginformasikan bahwa acara pembukaan Pencanangan Kudus Cyber City, segera dimulai. Terlihat, menuju ke arah panggung kehormatan, Bupati Kudus, Musthofa Wardoyo, dan rombongan. Acara dibuka tepat pukul 10.15 WIB. Diawali dengan doa dan laporan panitia. Acara yang dihadiri oleh jajaran Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Kabupaten Kudus dan seluruh perwakilan sponsor (rekanan), itu ternyata  mencatatkan dua hal pemecah Rekor MURI, yaitu pemakaian kabel terpanjang dan peserta ngenet terbanyak. Oleh panitia, dilaporkan bahwa panjang kabel  yang dipergunakan sembilan kilo meter dan peserta ngenet 2500. Yang, terdiri atas 1500 pelajar, 750 mahasiswa, dan selebihnya pegawai dan masyarakat Kudus.

Dalam sambutannya, Bupati Kudus menyampaikan, ke depan, diharapkan, Kudus akan memanfaatkan teknologi informasi  di seluruh lapisan masyarakat. Terutama dipioneri oleh pelajar, mahasiswa, dan pegawai. Dengan demikian, masyarakat Kudus akan dapat mengakses semua informasi di segala bidang kehidupan dengan lebih mudah. Yang, membawa kehidupan masyarakat Kudus lebih sejahtera. 

Dengan dibunyikannya sirine, pemecahan Rekor MURI Kabel Terpanjang dan Peserta Ngenet Bareng Terbanyak, mulai dihitung. Semetara itu, Bupati Kudus dan jajarannya berjalan dari satu tenda ke tenda lain, untuk mengunjungi peserta “Ngenet Sehat Bareng Kang Mus”.  Peserta tampak begitu sibuk beraktivitas ngenet. Tenda yang dikunjungi Bupati Kudus dan rombongan terlebih dahulu adalah tenda kelompok pelajar dan mahasiswa. Kemudian, baru kelompok pegawai dan masyarakat. Beberapa kali dalam kesempatan, Kang Mus, sebutan untuk Bupati Kudus, itu mengadakan komunikasi dengan peserta ngenet setiap berhenti di tenda peserta.

Pada puncak acara, perwakilan MURI menyampaikan hasil penghitungan. Berdasarkan penghitungan itu, diperoleh data, ada 2161 peserta ngenet bareng dalam satu waktu dan area. Jadi, tidak sampai pada angka 2500 seperti yang direncanakan panitia. Itu saja, oleh MURI setelah dicek ulang, ada 140 peserta yang jaringan internetnya tidak konek. Jadi, praktis hitungan sebenarnya ada 2021 peserta yang dapat ngenet bareng. Namun demikian, jumlah itu tergolong jumlah yang besar. Karena, sebelumnya pemecah Rekor MURI serupa (ngenet bareng) hanya mencapai angka 1666 peserta di Pangkal Pinang, Bangka-Belitung, Sumatra, 2010 yang lalu.

Dengan demikian, acara “Ngenet Sehat Bareng Kang Mus”, yang pelaksanaannya didukung oleh banyak pihak, di antaranya PT Telkom, PT Djarum, PT Pura Barutama, dan elemen-elemen masyarakat lainnya, dapat meraih prestasi Rekor MURI untuk kategori Ngenet Bareng Terbanyak dan Pemakaian Kabel Instalasi Terpanjang. Karenanya, Bupati Kudus (Pemda Kudus), sebagai penggagas, berhak menerima serifikat dari MURI. Sebagai pemecah Rekor MURI Ngenet Bareng Terbanyak dan Pemakaian Kabel Terpanjang 2011. Dan, sekaligus bersamaan dengan penerimaan serifikat  dari MURI itu, ditahbiskanlah pencanangan Kudus sebagai Kudus Cyber City

5 komentar:

  1. saya kemarin sempat diajak teman mau maen di kudus, tetapi tidak bisa ada acara,,
    sepertinya rame banget ya kemarin..

    BalasHapus
  2. assalamu;alaikum...
    wah ramai sekali....
    pasti assyik banget Pak...

    BalasHapus
  3. Selamat, Pak!
    Semoga acara ini jadi awalan yang semakin kuat bagi Kudus untuk semakin eksis di dunia cyber :)

    BalasHapus
  4. and the history is only just begun... Bangga jadi orang Kudus... lets make new history lagei... :)

    BalasHapus
  5. @uriplanggeng

    Ya, Pak. Dan, agaknya sikap itulah yang harus ada pada setiap kita, ya Pak....

    BalasHapus

""