Rabu, 04 Mei 2011

Workshop Blog Gratis, Semangat Berbagi


SEMANGAT BERBAGI:
Memiliki ilmu sungguh memberi makna jika mau
berbagi bagi sesama, seperti yang dilakukan
oleh teman-teman mahasiswa Prodi Sistem Informasi
Fakultas Teknik UMK (3/5) kemarin
.
(gambar dari tugupahlawan.com)

Workshop Blog ini memang tidak seperti workshop pada umumnya, yang pesertanya harus membayar. Karena, Workshop Blog tersebut gratis. Semua peserta tidak dikenai biaya sepeser pun. Akan tetapi, peserta (tetap) dapat pelayanan yang relatif cukup baik. Peserta diberi fasilitas ruang  full AC, komputer tiap peserta, koneksi internet, modul pelatihan, konsumsi, dan jika mau, peserta memeroleh sertifikat workshop. Barangkali karena “tidak ada beban” itulah, orang yang mendaftar melebihi kuota peserta yang diharapkan.  

Memang oleh panitia (pelaksana), dalam hal ini Program Studi (Prodi) Sistem Informasi Fakultas Teknik Universitas Muria Kudus (UMK), pelaksanaan workshop tersebut diberlangsungkan dua kali dalam sehari. Sesi pertama, pagi hingga siang dan sesi kedua, siang sampai sore. Masing-masing sesi diikuti oleh 35 peserta. Peserta berasal dari berbagai latar belakang. Ada yang pelajar, mahasiswa, pegawai, baik guru maupun nonguru. Mereka menyatu dalam satu aktivitas, yakni ngeblog bersama.

Saya mengikuti sesi kedua. Itu pun datang terlambat karena harus menyelesaikan tugas-tugas di sekolah terlebih dahulu. Semestinya sesuai dengan jadwal, pukul 13.00 WIB sudah dimulai, saya datang pukul 14.00 WIB. Jadi, terlambat satu jam. Ini sejatinya melanggar aturan panitia. Tetapi apa boleh buat. Daripada tidak datang, saya lebih baik datang meskipun terlambat. Itu prinsip saya. Ada risiko yang harus ditanggung memang. Jadi, seberapa pun ilmu yang saya peroleh, harus saya terima dengan hati terbuka. Toh saya memiliki keuntungan yang lebih. Karena akhirnya saya dapat berjumpa dengan teman-teman baru yang tergolong suka ngeblog di Kudus.

Ini keuntungan yang paling utama, sekalipun mereka (peserta workshop) tidak dapat saya kenal semua karena waktu yang singkat dan kesibukan yang mengikat itu. Tetapi, ini saya anggap sebagai awal sebuah perjumpaan yang manis, sebab siapa tahu angan-anagan saya mengajak membangun komunitas blogger di Kudus kesampaian. Bebarapa teman workshop dapat saya ajak berbincang-bincang. Bahkan, beberapa panitia (dari mahasiswa Sistem Informasi Fakultas Teknik UMK) juga ada yang sepertinya sungguh minat untuk membangun komunitas blogger itu. Menarik bukan?

Akan tetapi, yang sungguh menarik bagi saya adalah kerja keras teman-teman mahasiswa Sistem Informasi Fakultas Teknik UMK, yang begitu ikhlas dan tulus membagikan ilmunya kepada masyarakat. Betapa tidak, mereka tentu tidak mendapat honor sepeser pun, sebab panitia (mereka) tidak menarik, sekali lagi, uang pendaftaran dari peserta workshop. Sekalipun begitu, toh peserta masih “diperjuangkan” untuk terlayani dengan baik. Ini yang menarik. Pengorbanan teman-teman mahasiswa memang perlu diapresiasi secara positif. Dan, saya pribadi mengajungi dua jempol untuk ikhtiar mereka ini.

Betapa pun masyarakat awan internet, melalui kerja tulus mereka, akhirnya mengenal apa dan bagaimana blog itu. Ini termasuk upaya mencerdaskan masyarakat. Mengenalkan masyarakat pada teknologi informasi, yang sekarang ini memang telah menjadi fenomena umum di masyarakat. Apalagi sikap mau berbagi ilmu kepada masyarakat dilakukan dengan tulus dan ikhlas. Kalau setiap sesi workshop itu saja sudah 35 orang yang terlayani, dua sesi berarti sudah 70 orang terlayani. Dan, tampaknya, pendaftar yang belum terlayani karena melibihi kuota di hari yang dijadwalkan itu, kemarin (Selasa, 3/5), ada rencana diadakan  setelah 8 Mei mendatang. Bukankah ini upaya yang harus didukung sepenuh-penuhnya.

Melalui aktivitas berbagi itu, teman-teman mahasiswa juga berarti telah mempraktikkan ilmu yang diperolehnya itu dari bangku kuliah. Ilmu yang telah didapat tidak cukup hanya dikuasainya dalam bentuk teori, tetapi perlu terpraktikkan. Bahkan, tak cukup untuk dimiliki sendiri. Disebarkan kepada banyak orang lain yang membutuhkan memanglah menjadi hal yang harus dilakukan setiap generasi terpelajar bangsa ini. Agar ilmu yang diterimanya selama ini menjadi sungguh bermanfaat bagi banyak orang, yang tentu demi kemajuan bangsa dan negara ini.


Hal yang tentu layak diteladani oleh mahasiswa-mahasiswa lain. Semangat berbagi ilmu bagi semua kalangan di masyarakat, diakui atau tidak, akan sangat memberi sumbangsih negeri ini untuk semakin cerdas. Bukankah begitu? Maka, teruslah bersemangat berbagi ilmu, teman-teman muda!  

2 komentar:

  1. Saling berbagi tak pernah rugi.

    BalasHapus
  2. luar biasa! semangat dalam berbagi dan berbagi dengan semangat

    BalasHapus

""