Minggu, 24 Juli 2011

ToT Guru Pemandu MGMP SMP Tingkat Provinsi


Training of Trainers (ToT) Guru Pemandu Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia in Service 1, yang diselengagarkan oleh Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Jawa Tengah (Jateng), sejak Selasa (19/7) 2001, telah selesai. Di samping diikuti oleh Guru Pemandu MGMP Bahasa Indonesia, ToT itu dikuti juga oleh Guru Pemandu MGMP lain, di antaranya guru IPA dan Matematika. Sekalipun dalam acara pembukaan dilakukan bersama-sama, tetapi ketika memasuki kegiatan inti, yakni di sesi-sesi yang terkait dengan mata pelajaran (mapel) dilakukan secara terpisah.

Mapel Bahasa Indonesia, misalnya, selama kegiatan inti, dari Selasa (19/7) sampai dengan Sabtu (23/7) menggunakan Ruang Micro. Ruang yang memang diset untuk jumlah pemakai tidak banyak itu cukup representatif untuk pelaksaan kegiatan. Sesuai dengan jumlah guru Mapel Bahasa Indonesia yang mengikuti ToT Guru Pemandu MGMP, yakni 33 guru, yang berasal dari sembilan kabupaten/kota di Provinsi Jateng. Guru Pemandu MGMP Bahasa Indonesia selain dari sembilan kabupaten/kota di Provinsi Jateng itu tentu akan mengikuti ToT Guru Pemandu MGMP Bahasa Indonesia dalam kesempatan berikutnya, yang memang telah dijadwalkan oleh LPMP Provinsi Jateng.

Selama lima hari itu, peserta ToT Guru Pemandu MGMP mengikuti pembelajaran yang dipandu dan didampingi oleh beberapa fasilitator, yakni Kepala LPMP Jateng, Widyaiswara LPMP Jateng, Staf Pengajar LPTK, dan Tim ICT LPMP Jateng. Hanya, untuk peserta ToT Guru Pemandu MGMP Bahasa Indonesia belum mendapatkan materi ICT secara khusus. Rencananya, materi ICT diberikan saat ToT In service 2. Materi yang diterima Guru Pemandu MGMP Bahasa Indonesia selama ToT kali ini adalah Kebijakan Kementerian Pendidikan Nasional (2 jam), Pengembangan Silabus Berorientasi Pendidikan Karakter Bangsa (6 jam), Kecepatan Efektif Membaca (KEM) (5 jam), Apresiasi Puisi (5 jam), Pengembangan RPP Berorientasi pada Pendidikan Karakter Bangsa (6 jam), Penyususnan Kisi-kisi Soal (3 jam), Penyusunan Soal (4), Model pembelajaran Kooperatif (6 jam), Penyusunan Proposal PTK (7 jam), Evaluasi Diri Sekolah (EDS) (2 jam), Andragogi (2 jam), dan Rencana Tindak Lanjut (RTL) (2 jam).

Peserta ToT Guru Pemandu MGMP Bahasa Indonesia tidak hanya menerima teori, tetapi juga secara berkelompok mengerjakan tugas-tugas yang diberikan oleh fasilitator. Tugas-tugas yang harus diselesaikan dan berikutnya dipresentasikan di hadapan peserta dan fasilitator di antaranya adalah Pengembangan Silabus dan RPP Berorientasi Pendidikan Karakter Bangsa, Apresiasi Puisi, Penyusunan Kisi-kisi dan Soal, dan Penyusunan Proposal PTK. Hasilnya memang tidak maksimal. Tetapi, paling tidak, peserta yang notabene sebagai Guru Pemandu MGMP Bahasa Indonesia di kabupaten/kota, masing-masing memiliki “bekal” yang dapat “ditularkan” kepada rekan sejawat. Tentu saja, perlu dibarengi sikap tetap mau belajar kepada siapa saja yang lebih kompeten dan mau mengembangkan “bekal” yang telah diterimanya itu untuk terus berbagi kepada yang lain.

Di ToT Guru Pemandu MGMP Bahasa Indonesia yang difasilitasi LPMP Provinsi, itu ada proses “pengayaan” oleh karena terjadi tukar pengalaman. Pengalaman positif yang terjadi di kabupaten/kota ini dapat diserap oleh kabupaten/kota itu, dan begitu sebaliknya, saling bertukar. Tukar pengalaman itu tidak hanya terjadi di saat-saat jam sesi, tetapi di luar waktu sesi. Bahkan, jika hendak mengembangkan/menumbuhkan sikap terus mau berbagi pengalaman antar-Guru Pemandu MGMP kabupaten/kota dapat saja dilakukan karena berbagai fasilitas digital di masa sekarang ini tersedia di hampir semua daerah.  

Sekalipun terlabeli kegiatan yang serius, tetapi tak sedikit terjadi hal yang menarik dan lucu selama kegiatan ToT berlangsung. Betapa tidak, semua peserta yang terdiri atas lelaki dan wanita dewasa, yang masing-masing berpisah dengan isteri dan suami selama lima hari, itu “menghibur” diri dengan joke-joke (baik oleh Fasilitator maupun Peserta sendiri) yang  agak-agak “nyerempet” sehingga tak jarang terdengar gelak tawa, cekikan, di jam-jam sesi berlangsung. Dan, itu ternyata menjadi “hiburan” yang menyegarkan sehingga dapat menghilangkan rasa kantuk yang sering datang mengganggu.

Melalui ToT Guru Pemandu MGMP, Visi 2025 Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) (seperti yang tertuang di Buku Panduan  ToT Guru Pemandu MGMP SMP In Service 1) yang berbunyi, “Menghasilkan Insan Indonesia Cerdas dan Kompetitif “ (Insan Kamil dan Insan Paripurna), sesungguhnya mulai dapat “diwujudkan” setahap demi setahap.  Kalau ToT Guru Pemandu MGMP sebagai tahap pertama, Pemberdayaan MGMP di Kabupaten/kota sebagai tahap berikutnya.

Usaha untuk mencapai Visi  2025 Kemendiknas (yang dapat diterjemahkan sebagai menghasilkan Insan Indonesia cerdas spiritual, emosional, sosial, intelektual, dan kinestetis) tersebut dibagi menjadi empat tema pembangunan pendidikan nasional. Tema pembangunan yang kedua (2010 s.d. 2014) difokuskan pada penguatan pelayanan pendidikan. Sejalan dengan fokus tersebut, Visi Kemendiknas 2014 adalah terselenggaranya layanan prima pendidikan nasional untuk membentuk insan Indonesia cerdas komprehensif.

Layanan prima pendidikan nasional adalah layanan pendidikan yang: 1) tersedia secara merata di seluruh pelosok nusantara, 2) terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat, 3) berkualitas/bermutu dan relevan dengan kebutuhan kehidupan bermasyarakat, dunia usaha, dan dunia industri, 4) setara bagi warga Negara Indonesia dalam memeroleh pendidikan berkualitas dengan memerhatikan keragaman latar belakang sosial-budaya, ekonomi, geografi, gender, dan sebagainya, 5) menjamin kepastian bagi warga negara Indonesia yang mengenyam pendidikan dan menyesuaikan diri dengan tuntutan masyarakat, dunia usaha, dan dunia industri.

DAFTAR TOT GURU PEMANDU
MAPEL BAHASA INDONESIA
TAHUN 2011
NO
NAMA
UNIT KERJA
1
SUNARJI
SMP N 1 TAMBAKROMO-PATI
2
H. SARBINI
SMP N 2 TAMBAKROMO-PATI
3
ETY SETYAWATI
SMP N 1 GABUS-PATI
4
KUSMINI
SMP N 2 JAKENAN-PATI
5
SUHARTATI
SMP N 1 MARGOREJO-PATI
6
NUR MUNTLADIROH
SMP N 1 MARGOYOSO-PATO
7
ENDAH KURNIAWATI S.
SMP N 2 REMBANG
8
SRI NURYANI
SMP N 1 KALIORI REMBANG
9
YUNI ATIN H
SMP AL AZHAR SALATIGA
10
ST. KURNIA KHASANAH
SMP N 5 PEKALONGAN
11
MUSRIYATUN
SMP N 1 PEKALONGAN
12
SULISTIYOMURNI
SMP N 4 KUDUS
13
ANIK SUSILAWATI
SMP N 3 DAWE
14
TRI PRIHATININGSIH
SMP N 2 KUDUS
15
SUGENG RIYANTO
SMP N 2 DAWE KUDUS
16
SUNGKOWO
SMP N 1 JATI KUDUS
17
DIAN HANDAYANI
SMP N 5 KUDUS
18
AG. NUNUK SRIWINDARTI
SMP N 2 SAYUNG
19
SUGENG BUDIARTO
SMP N 3 SEMARANG
20
FAKHROZI
SMP N 1 MIJEN DEMAK
21
SRI BOWATI
SMP N 1 UNGARAN
22
SUSILO UTAMI
SMP N 3 UNGARAN
23
EDY BUDI SANTOSO
SMP N 1 DEMAK
24
ISWAHYUDI
SMP N 1 DEMPET - DEMAK
25
PANCA DEWI PURWATI
SMP N 33 SEMARANG
26
SRI RISTIYANTI
SMP N 2 PAGERUYUNG KENDAL
27
DWI SRI SUJARWATI
SMP N 3 BOJA KENDAL
28
EKO WIBOWO
SMP N 1 PAGERUYUNG KENDAL
29
SOHARI
SMP N 2 KALIWUNGU KENDAL
30
ISYANTO
SMP N 4 CEPIRING KENDAL
31
MUSLIKHAN
SMP N 2 PEGANDON KENDAL
32
PAINO
SMP N 1 BERGAS KAB. SMG
33
RETNO SETYOWATI
SMP N 3 SALATIGA

6 komentar:

  1. Salam kenal Pak Sungkowoastro ... dari tetangga kabupaten...saya asli Pati...dan pernah tinggal di Kudus juga sewaktu sekolah di SMA Muh Kudus...Met kenal aja, kunjungan perdana dari saya.

    BalasHapus
  2. Salam kenal juga. Terima kasih telah berkunjung.

    BalasHapus
  3. Met menyiapkan Pemberdayaan Sobat.....
    Semoga sukses

    BalasHapus
  4. Sukses untuk Mas Kowo. Pokoknya angkat jempol papat untuk sobatku.

    BalasHapus
  5. @Anonim
    Terima kasih, Sobat, atas dukungan Panjenengan.

    BalasHapus
  6. @Mansur

    Walah,walah....jadi jempol kaki juga ya kalau begitu. Terima kasih, Sobatku.

    BalasHapus

""