Rabu, 09 Mei 2012

Perpusda Kunjungi SMP 1 Jati, Kudus


SISWA DIDIK meminjam buku, yang dilayani oleh dua pegawi.
Senin (7/5), Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kabupaten Kudus kali pertama mengunjungi SMP 1 Jati, Kudus, Jawa Tengah (Jateng). Beberapa minggu setelah antara sekolah dengan Perpusda Kabupaten Kudus menjalin kerja sama. Kerja sama dalam upaya membantu siswa didik dalam bidang pengayaan pengetahuan. Jika di perpustakaan sekolah, siswa belum terpenuhi kebutuhan buku, mereka dapat meminjam buku dari perpusda tersebut dengan layanan khusus. Hal itu berarti pula menambah jangkauan perpusda melayani kebutuhan pengetahuan masyarakat, yang selama ini memang telah dilakukan di berbagai lembaga, baik di tingkat kabupaten, kecamatan, maupun desa.
Perpusda, yang memanfaatkan bus mini, yang dalamnya dikondisikan seperti rak-rak buku di perpustakaan pada umumnya itu, datang memasuki halaman SMP 1 Jati, Kudus, sekitar pukul 08.30 WIB, menjelang waktu istirahat. Karena baru kali pertama, siswa didik diberitahu lewat pengeras suara, yang dapat didengar sampai ke ruang-ruang kelas. Setiap ruang kelas memang dipasang perangkat pengeras suara. Begitu istirahat tiba, sebagian siswa didik menuju ke lokasi tempat bus perpusda itu di parkir.
Sekalipun itu baru kali pertama, beberapa siswa didik ada yang meminjam buku. Mereka terlebih dahulu memilih buku yang telah disusun di rak buku di sepanjang dinding dalam bus. Setelah mendapatkan buku yang diinginkan, mereka langsung mendaftar ke pegawai perpusda, yang memang telah menyiapkan diri untuk melayani peminjam. Di hari pertama itu, memang belum banyak jumlah siswa didik yang meminjam buku. Kurang lebih 20 siswa didik. Waktu 15 menit memang tidak leluasa untuk melayani siswa didik meminjam buku. Apalagi waktu istirahat yang hanya 15 menit itu umumnya mereka manfaatkan untuk pergi ke kantin sekolah. Sekalipun (selama ini) ada juga siswa didik yang waktu istirahatnya dimanfaatkan untuk mengunjungi perpustakaan sekolah.
BUS MINI perpusda keliling Kabupaten Kudus saat berada di salah satu halaman SMP 1 Jati, Kudus.
Perihal perpusda keliling memang hal yang baru bagi mereka. Belum semua siswa didik mengetahui walaupun sudah disiarkan. Adanya penjadwalan rutin entah berapa kali berkunjung ke sekolah perbulan, akan bedampak positif. Para siswa didik lambat laun akan mengenalnya dan bukan tidak mungkin mereka pada akhirnya memanfaatkan fasilitas tersebut. Memang perlu dikenalkan terlebih dahulu untuk membudayakan siswa memanfaatkan perpusda keliling tersebut. Pepatah tak kenal maka tak sayang mungkin tepat untuk mengungkapkannya. Maka, kunjungan pertama akan disusul kunjungan kedua, ketiga, dan berikutnya secara periodik sangatlah membangun.
Namun, paling tidak sejumlah kurang lebih 20 siswa didik yang sudah memanfaatkan fasilitas itu dapat menjadi “corong pengenal” bagi siswa didik lain. Dapat menjadi pemotivasi bagi siswa lain mau meminjam buku. Dan penyediaan waktu yang lebih sedikit longgar/”pengaturan kunjungan” yang tepat barangkali perlu dipertimbangkan. Agar siswa dapat meminjam buku tersedia cukup waktu dan terlayani secara baik, tidak terburu-buru.
Perpusda keliling, yang diawaki oleh dua orang pegawai itu, meninggalkan halaman SMP 1 Jati, Kudus, sekitar pukul 09.30 WIB. Karena pukul 10.00 WIB harus sudah melayani siswa didik di salah satu SMK negeri di Kudus. Selamat mencerdaskan anak bangsa!

5 komentar:

  1. salam kenal pak saya guru bi juga dari kudus

    BalasHapus
  2. Terima kasih telah berkenan berkunjung. Salam kenal juga, Bu Min....

    BalasHapus
  3. Bagus sekali pak liputannya...anak memang hrs di kenalkan dg buku sjak dini agar minat baca mreka tinggi plus akn mjd pribadi yg mmiliki mnat tulis yg tinggi pula slh stunya lwt blog...(Agung ex mhsswa PPL Unnes '11 Smpn 1 Jati) monggo pak kunjungi blog saya jg..mtrswn:)

    BalasHapus
  4. Ya, Mas Agung, anak-anak memang harus diperkenalkan buku sejak dini agar harapan pemerintah membangun generasi emas benar-benar terwujud. Terima kasih Mas Agung sudi berkunjung. Salam untuk teman-teman PPL.

    BalasHapus
  5. bagus pak sungkowo

    BalasHapus

""