Sabtu, 27 April 2013

Khas, Kartinian SMP 1 Jati Kudus 2013



Lomba melukisi pot bunga
Sekalipun lewat waktu yang semestinya, 21 April, tetapi peringatan Hari Kartini tahun ini di SMP 1 Jati, Kudus, Jawa Tengah (Jateng), tetap dilaksanakan. Yakni, Sabtu (27/4). Kegiatan peringatan Hari Kartini tersebut hanya diikuti oleh peserta didik kelas 7 dan 8, sementara kelas 9 beristirahat sehabis mengikuti ujian nasional (UN), sejak Senin (22/4) hingga Kamis (25/5).

Meski hanya diikuti oleh sebagain peserta didik, kegiatan Hari Kartini kali ini berlangsung dengan baik. Kegiatan diawalii dengan apel khusus. Seluruh petugas apel dibawakan oleh kaum hawa. Seluruh peserta didik wanita memakai kebaya, sedangkan laki-laki mengenakan pakaian batik dan beberapa ada yang mengenakan pakaian khas daerah.

Sehabis apel ada berbagai jenis lomba. Yakni, lomba melukis pot bunga, peragaan busana, menata buah, cipta puisi nasionalisme, dan fotografi. Semua jenis lomba diikuti oleh peserta dengan antusias. Empat jenis lomba yang pertama, hasilnya diserahkan hari itu juga, tetapi jenis lomba yang terakhir hasilnya diserahkan kepada panitia pada Senin (29/4).
 
Ibu Dra. Isnaini, Pembina Apel
Semua lomba dilaksanakan di tempat terbuka. Lomba melukis pot bunga, misalnya, diadakan di sepanjang tepi halaman sekolah, diseting secara berjajar dari barat sampai timur. Tiap kelas mengirimkan wakil perupa sebanyak lima peserta didik, boleh putra boleh putri atau campuran.  Peserta melukis dengan berjongkak sekalipun banyak peserta wanita yang mengenakan kebaya. Waktu dua jam yang disediakan untuk melukisi pot bunga dimanfaatkan dengan serius. Mereka bekerja sama. Sehingga, sampai batas akhir waktu, semua peserta dapat menyelesaikan lukisan. Hasilnya, menakjubkan!


Berbagai aktivitas Hari Kartini
Lomba menata buah diadakan di sepanjang teras kelas menempati meja-meja yang sudah disiapkan oleh panitia (OSIS). Peragaan busana diadakan di panggung utama yang berada di salah satu teras bangunan gedung sekolah, yang dapat dilihat dari berbagai arah. Lomba cipta puisi nasionalisme dilakukan di halaman depan sekolah, agak terpisah dengan jenis lomba yang lain. Sementara itu, peserta lomba fotografi harus memanfaatkan semua jenis lomba sebagai objek bidikan. Terlihat para “fotografer” ini memburu objek-objek yang menarik dari satu jenis lomba ke jenis lomba yang lain. 

Kegiatan Hari Kartini tersebut ditutup dengan tampilan lawak dari dua orang peserta didik, yang mendapat perhatian dari semua peserta didik dan guru-karyawan. Lawakan diadalan di panggung utama. Sayang, karena area di depan panggung panas, banyak penonton yang melihat dari teras-teras kelas. Secara umum, kegiatan peringatan Hari Kartini yang dirancang oleh anak-anak OSIS ini, sukses. Selamat dan terus berkreasi!

1 komentar:

  1. Waw meriah sekali Pak..
    Beda sama tahun kemarin, huhu

    BalasHapus

""