Minggu, 28 Juli 2013

Bangun Lebih Pagi, Nyaman Berangkat Sekolah



Gambar diambil dari m.jakartapress.com
Sekarang pemakai kendaraan sangat banyak. Saking banyaknya, hampir-hampir setiap hari jalan dipenuhi kendaraan bermotor, baik motor maupun mobil. Entah kenyataan itu menandakan orang semakin banyak yang kaya atau karena perusahanan penyedia motor dan mobil lebih memberi kemudahan masyarakat untuk memiliki alat transpotasi itu.

Yang pasti, jalan-jalan di daerah, tidak hanya jalan protokol, jalan kampung pun sekarang sering mengalami kemacetan. Setiap pagi, memasuki pukul 06.30 WIB, di jalan sudah terlihat pemandangan yang semrawut karena banyaknya pengendara motor dan mobil. Kondisi di daerah-daerah hampir menyerupai kondisi di kota-kota besar, sangat ramai pengendara.

Pengendaranya tidak hanya orang-orang dewasa yang hendak pergi bekerja. Anak-anak sekolah hampir tidak dapat dihitung dengan cepat dan tepat karena saking banyaknya lalu-lalang. Tidak hanya anak-anak SMA/SMK dan sederajat, yang boleh jadi telah memenuhi syarat hukum berlalu lintas sehingga memimilki surat izan mengemudi (SIM), tetapi anak-anak SMP/MTs dan sedejarat pun yang jelas-jelas belum memiliki hak naik motor, telah banyak yang naik motor sendiri.

Pemandangan yang mengerikan sering terlihat di pagi hari manakala anak-anak berangkat sekolah pada waktu sedikit siang, pukul 06.30 WIB. Mereka naik motor ngebut dan sering kurang berhati-hati.  Karena kalau tidak ngebut mereka dipastikan terlambat masuk sekolah dan itu sesuatu hal yang ditakuti oleh banyak anak. Sepertinya dalam diri mereka ada semacam pemikiran “lebih baik ngebut daripada tiba di sekolah terlambat dan mendapat sanksi”.

Hal yang sama juga dialami orang-orang yang hendak bekerja. Sekalipun dewasa secara usia, kalau sudah di jalan, inginnya selalu menang. Kedewasaannya hilang. Naik motor atau mobil tidak mau mengalah. Karena sama-sama ingin segera sampai di tujuan, kemacetan dan kecelakaan lebih mudah terjadi.

Itulah sebabnya, bangun lebih pagi lagi, khususnya untuk anak-anak sekolah, dianjurkan. Karena dengan begitu mempersiapkan diri ke sekolah lebih pagi tersedia banyak waktu. Berangkat ke sekolah pun dapat pagi-pagi benar. Jalan dipastikan masih sepi. Dan, itu lebih baik karena berangkat ke sekolah dengan hati dan perasaan tetap terkondisikan nyaman dan sejahtera. Perasaan nyaman bukankah memberi sumbangan positif bagi anak-anak belajar di sekolah?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

""